Laskar Pelangi The Movie

Walaupun sedikit basi, tapi saya merasa tidak bosan membicarakan tentang film yang satu ini. Dari semua film Indonesia yang diadaptasi dari novel, menurut saya (walaupun saya bukan si pengarang buku) film ini berhasil menyuguhkan inti dari novel itu sendiri.

Saya merasa beruntung, karena tepat pada hari terakhir saya di Bandung (Mo mudik;p) saya diajak teman untuk menonton film ini. Soalnya di kota asal saya (Padang), bisa-bisa ni film baru muncul di bioskop 3 bulan sejak premiernya. Jadi keduluan de sama bajakannya. Bahkan Om Rileks aja belum berani membajak hingga saat ini. Mungkin ga tega soalnya terlalu indah untuk dibajak. Wakakaka….

Mungkin agak cengeng, karena dari awal film ini diputar (adegan sekolah kekurangan satu murid lagi), kantong air mata saya tak hentinya-hentinya memproduksi air mata. Semangat kali kantong air mata ini. Tapi ia pun berhenti ketika melihat si Ikal yang jatuh hati. Dan hebatnya, hanya berselang beberapa menit setelah  konser si Mahar (lagu Seroja), saya pun terguncang menahan tangis. Benar-benar film yang mengaduk emosi, sarat pesan mulia dan tentunya  dapat menghibur penontonnya.

So…yang belom nonton buruan!!! It’s really different from “the usual Indonesian films”.

One thought on “Laskar Pelangi The Movie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s