Simkom Menggila

Saya cuma pengen bilang kalo saya pengen cerita…

Hufff…kirain apaan. Ya, saya cuma pengen cerita setelah sekian lama ga ngeblog lg. Mungkin alasan klasik kalo saya bilang ga sempat, banyak tugas blablabla, but that’s not a reason. Pak Budi aja yg super duper sibuk masih sempat ngeblog tiap hari apalagi diriku yg sok merasa sibuk ini >_<

Entah kenapa, semester ini terasa begitu menggila. Padahal ada yg bilang kalo semester genap di TI lebih nyantai (walopun definisi nyantai itu sebenarnya kurang pas untuk TI) but this semester is tragic. Hahaha..lebayyyy^^. Beneran loh, padahal saya cm ambil 20 sks, dan kayaknya ga terlalu sibuk di tempat lain jg.

Kuliah yg paling menggila akhir2 ini adalah Simulasi Komputer alias Simkom. Beneran deh tu kuliah, uda ga ngerti kuliahnya, yg ngajar rada horor gtu, trus tugas besarnya pun bikin sakit perut. Seumur-umur hidup di TI akhirnya saya merasakan yang namanya ga tidur sama sekali selama lebih dari 24 jam. Sesibuk apapun tugas (minumnya teh botol sosro,iklan ^^), setidaknya masi bs tidur walo cuma 2-3 jam, ini ga tidur sama sekali dunk.

Tugas besar yg harus dikumpul Kamis, 14 Mei 2008 jam 10 teng itupun akhirnya jadi walo dengan output yg pas-pasan. Ya iyalah sistem deadliners masih berlaku dan semakin laris dari generasi ke generasi. Tapi, kerjaan kelompok saya masih bisa dikatakan mending daripada kelompok lain yang model simulasinya ga jalan. Thanks to Asek for being the master of ProModel ^^

Malam tragis itu ga bakal terlupakan, bertempat di kosan Diko, di Tubagus Ismail Indah No XX, sekumpulan anak2 TI (yg simkomnya Pak Icak) berkumpul ngerjain tugas besar. Ada beberapa orang dari kelas tetangga juga. Kami bergelut dengan laporan dan model simulasi masin-masing, tidak mengenal waktu, dingin, rasa lapar apalagi rasa kantuk. Pokonya besok sebelum jam 10 harus selesai.

Akhirnya laporan pun dikumpul, seadanya, sejadinya, hasil begadang yg sangat berkesan. But, that’s all right. Saya cuma pengen tugas ini cepat berakhir trus konsen ke UAS. Wuaaaa….. UAS apa kabar??? Tapi masih tinggal satu langkah lagi..PRESENTASI LAPORAN!!!! Langsung setelah laporan dikumpul.

Duh, gimana tuh? uda ngerjainnya pake SKS, ga ngerti bikin Promodel-nya, datanya banyak yg ngaco..

Huaaaa..Muka horor Pak Icak pun menghantui perjalanan saya dr kosan ke kampus (cuma sempat cuci muka doang, ga mandi >_<). Karena kelompok saya yang ngumpulin pertama, kami pun mendapat giliran presentasi yg pertama. Horor ga tuh?? Tp sekali lg saya mencoba tenang, ” Stay calm, nita. It will be over soon….”

Tanpa diduga dan diramalkan dengan metode Weighted Moving Average sekalipun, ternyata sodara2…Laporan kami DITOLAK!!!! Dengan gayanya yg *********, Pak Icak pun bilang ni mana daftar gambarnya, daftar tabel??? Ni referensinya mana? Klo gini ga usa masukin ke laporan, ga penting. Datanya mana? kok ga dilampirin? Modelnya mana? Laporan apa ini? Saya ga bisa dapat informasi apa2 dari laporan kamu. Ini validasinya kok cuma segini? Replikasinya kok cuma 3? Perbaiki ya.. kapan bisa kalian kumpulkan lagi?????

Stressssssssssssssssss… Harapan untuk mengakhiri Simkom pun kandas sudah. Sepertinya penderitaan ini tetap menghantui smp tgl presentasi ulang, 28 Mei.  24 Jam non stop pun rasanya ga berarti, laporan kita cuma dibolak-balok  ga jelas, dianggap belum bernilai apa-apa.

Oh God…plis save me. Ngerjain lagi, berkutik dengan model2 itu lagi? Hufffffffff… Emang si dikasi kesempatan buat memperbaiki, but plis, I really get bored. Dan hingga tulisan ini saya posting, kami sekelompok belum ngumpul lagi, sibuk dengan UAS, mungkin juga masih jenuh dengan Simkom. Dan bagusnya lagi, Jumat ini UAS Simkom, dan saya benar-benar blank ttg ProModel.

Mentoring, esoknya, tgl 15 mei diisi dengan curhat2an. Simkom jd topik utama, dan jurusan lain sepertinya juga merasakan sindrom minggu sebelum UAS. Tugas menggila!!!

Dan teteh mentor saya pun mengeluarkan satu hadis yg sangat merepresentasikan kondisi kami saat itu, bahkan hingga kini…

Rasulullah bersabda : Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yang dipikirkannya sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya (tidak zikir) maka Allah akan menanamkan 4 penyakit:  kebingungan yang tiada putusnya, kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya, kebutuhan yang tidak pernah tercukupi dan  khayalan yang tidak berujung (HR Imam Thabrani)

Hmmm..that’s me. Bagaimana dengan kamu???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s