Ngajarin Bapak2 Satpam

Ini pengalaman pertama bagi saya sekaligus pengalaman yang cukup menghibur. Hari ini saya menjadi asisten untuk pelatihan MS. Office bagi seluruh Satpam di lingkungan ITB. Pelatihannya sendiri berlangsung dari hari Senin- Sabtu minggu ini, pukul 09.00-16.00. Sepertinya ada pembagian shift untuk pesertanya sendiri.

Saya baru bisa ikut jadi asisten siang tadi, dari jam 13.00-16.00. Saya sendiri baru pertama jadi asisten pelatihan MS. Office seperti ini. Biasanya cuma jadi asisten praktikum PTI (Pengantar Teknologi Informasi), itupun yang dipelajari adalah Open Office, bukan Microsoft Office. Apalagi yang diajar bukan mahasiswa, melainkan Satuan Pengaman a.k.a Satpam yang telah berjasa turut menjaga keamanan di ITB. Wadoohhh..kebayang lah ya, tampang2 Satpam. Bapak2 separo baya berkepala plontos dengan kumis bertengger di bawah hidungnya, berbadan tegap dan tampak rapi dengan seragam serta sepatu PDL-nya . Ga seram si. Satpam ITB baek2 ko…hehehe…

Awalnya saya kaget juga, ketika teman2 asisten yang shift pagi bercerita tentang pengalaman mereka pagi itu. “Lu ga perlu mahir Office ko, yang penting punya hati yang sabar”, begitu komentar salah seorang teman. Hooo….barulah terbayang oleh saya. Jadi asisten hari ini mungkin bukan pelatihan menggunakan MS. Office seperti PTI tapi ngajarin orang make komputer :D.

Dan dugaan saya tidak jauh meleset. Kebanyakan bapak2 Satpam tsb belum melek sama teknologi yang namanya komputer.  Buktinya, tombol Start pada Windows aja masih banyak yang ga ngerti menggunakannya gimana. Gimana cara mengklik pada mouse juga masih banyak yang bingung. Ini harus di klik dua kali ato satu kali. Kapan harus klik-nya ditahan dan dilepas. Saya tadi sempat kewalahan juga mengajarkan seorang bapak gimana caranya nge-block tabel dalam Excel. Soalnya si Bapak tidak dapat membedakan cara nge-drag dengan nge-block. Kapan mousenya harus ditahan terus digerakkan dan dilepaskan. Huff… untungnya saya sudah siap mental dengan situasi seperti ini. Jadi teringat pertama kali saya belajar menggunakan komputer, tapi saya ga sesusah itu ko belajarnya:P

Ada pula bapak2 yang sangat kesulitan menggunakan keyboard karena beliau susah mencari huruf- huruf pada keyboard sehingga kalo menuliskan satu kata saja lamanya tak terkira (ini saya-nya yang lebaayyy:P). Dimana letak tombol enter, delete, Ctrl dan Shift, beliau begitu lama menemukannya. Bahkan untuk ganti huruf besar menjadi huruf kecil saja masih kurang paham. Miris juga melihat kondisi ini. Ternyata bahkan di ITB yang terkenal dengan IT-nya, masih ada civitas ITB yang belum melek komputer. Bukan berarti semuanya harus melek komputer si, tapi setidaknya salah satu Unit yang berperan penting bagi ITB harusnya sudah dikenalkan dan paling tidak bisa menggunakan komputer walaupun dengan kemampuan terbatas.

Mungkin karena faktor generasi juga si. Kalo kita lihat justru anak2 sekarang melek banget dengan namanya komputer dan internet. Bahkan banyak yang tahu berbagai alamat situs porno dan sejenisnya. Di satu sisi hal ini membanggakan karena kecil2 mereka sudah jago make komputer dan internet tapi di sisi lain juga menjadi ancaman moral bagi mereka.

Bagaimanapun juga saya akui, Bapak2 Satpam itu masih semangat untuk belajar walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi. Saya tadi malah sempat tergelak melihat tingkah Bapak2 yang mewarnai tiap baris tabelnya dengan warna-warna yang mencolok dan tabrakan. Seperti anak TK saja, semuanya dikasih warna. Bahkan mereka begitu terpesonanya bagaimana program seperti Excel dapat menghitung dengan begitu cepat dan  pintarnya. Hahahahaha…namanya juga orang belajar, ta…Benar2 seperti anak kecil.

Capek tentunya karena mulut saya berbusa-busa menjelaskan kepada Bapak2 tersebut gimana cara ini dan itu. Tapi tentunya tetap menyenangkan bisa berbagi ilmu dengan orang lain. Apalagi mendengar tawa lepas mereka karena berhasil melakukan sesuatu yang mereka anggap luar biasa karena sebelumnya memang belum pernah tahu tentang itu.  melihat raut penuh terima kasih yang terpancar dari wajah mereka, cukup menggantikan rasa penat itu.

Tapi ga tau ni, besok ngasistenin lagi ga y? Hahaha…jangan bilang kamu kapok, ta 😛

2 thoughts on “Ngajarin Bapak2 Satpam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s